Tukang Bangunan Harus Punya Ini Biar Banjir Rezeki

Banyak yang meanggap kalo pekerjaan tukang bangunan tidak memerlukan keahlian yang khusus, padahal pekerjaan ini sangat memerlukan keahlian agar pekerjaan bisa cepat selesai dan memuaskan pelanggan.
 
Tukang bangunan yang berkualitas biasanya didapat dari rekomendasi orang-orang yang sudah pernah memakai jasa dan merasa puas akan pekerjaan tukang tersebut.

Tukang Bangunan
 
Nah bagi kamu yang mempunyi profesi tukang bangunan, ada beberapa hal yang bisa kamu perhatikan biar kamu semakin banyak mendapatkan pekerjaan, seperti:
 
1.    Tingkatkan keahlian
Hukum penyedia jasa yang paling sederhana adalah semakin banyak pelanggan yang puas maka semakin banyak rezeki yang datang, salah satu cara membuat banyak pelanggan yang puas adalah dengan terus belajar dan mengembangkan keahlian.

Tukang bangunan yang menguasai banyak keahlian akan sangat disukai pengguna jasa. Hal yang tak kalah penting adalah mempelajari cara membaca desain gambar kerja. Seiring meningkatnya keterampilan dan keahlian tentu akan semakin banyak pula orang yang terkesan dan puas dengan hasil kerja Anda.

2.    Lengkapi perkakas kerja
Tidak semua peralatan kerja harus dimiliki tukang bangunan. Terlebih perkakas besar seperti mesin molen dan stamper. Namun sebagai tukang yang baik, sebaiknya harus juga melengkapi diri dengan peralatan umum dan perkakas tangan khusus sesuai tugas pokok seperti pensil, meteran, palu, bor, gergaji tangan, cangkul, cetok dan roskam. Pengguna jasa menyukai tukang yang membawa perkakas kerja sendiri. Artinya, tidak membebankan kebutuhan segala perkakas kepada pengguna jasa Anda.

3.    Pahami keinginan pengguna jasa
Pemilik bangunan cenderung memilih tukang yang tidak hanya jujur dan terampil tetapi juga dapat memahami keinginannya serta mampu memberikan solusi terbaik. Kadang pengguna jasa bahkan rela membayar sedikit lebih mahal dan rela memberi bonus, asal tukang bangunan tersebut bisa mengerti detail yang diinginkannya. Jadi, selain meningkatkan keahlian, mulailah belajar memahami kemauan pengguna jasa. Tentu saja, Anda juga harus belajar cara memberikan pemahaman yang benar tanpa mengabaikan keinginan pelanggan Anda.

4.    Jujur dan bertanggung jawab
Salah satu kunci penting seorang penjual jasa adalah kejujuran dan tanggung jawab. Jujurlah mengenai keahlian Anda. Ada klien yang merasa tertipu dan kapok karena tukang yang mengaku berpengalaman tidak menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Misal, tukang mengaku biasa menggarap lantai keramik, ternyata membuat banyak keramik pecah dan lantai yang dipasangnya tidak rata.

Jujurlah juga dalam menjelaskan proses pembangunan, kondisi bangunan yang akan direnovasi, kebutuhan material, perkakas, dan semua hal terkait proyek yang akan Anda kerjakan. Tidak sedikit pelanggan yang tidak paham masalah bangunan dan mengeluh karena merasa “dikerjai” oleh tukang yang hanya mementingkan imbalan.

Tanggung jawab dalam pekerjaan juga penting, jika sepakat dengan system harian maka jangan sampai berlama-lama dalam mengerjakan sebuah proyek atau sengaja datang siang agar pekerjaan lebih lama selesai. Sebaliknya, jika dibayar secara borongan jangan pula bekerja asal cepat selesai. Fokuslah selalu untuk memberikan hasil terbaik dan memuaskan.

Ingat, reputasi seorang tukang sangat dipengaruhi oleh kepuasan pengguna jasa, karena setiap klien selalu memeriksa rekam jejak tukang yang hendak disewanya. Memiliki reputasi sebagai ‘tukang berkualitas’ kelak akan memberikan keuntungan lebih besar.

5.    Rekan kerja juga penting
Dalam mengerjakan sebuah project pasti tidak bisa mengerjakannya seorang diri untuk itu peran rekan juga penting. Untuk pekerjaan relatif kecil, setidaknya membutuhkan kenek untuk membantu memperlancar pekerjaan. Jika demikian, pastikan untuk memilih rekan kerja yang mendukung reputasi. Dia juga harus seorang yang jujur, pekerja keras, dan bertanggung jawab.
 
Itulah beberapa tips sederhana yang bisa membuat seorang tukang bangunan mendapatkan objek pekerjaan yang banyak. Selamat mencoba!

Posting Komentar

0 Komentar